WhatsApp Dinilai Bermasalah, Pengguna Aplikasi Signal Meningkat 4200 Persen!

Signal jadi alternatif unggulan setelah keamanan data pengguna WhatsApp dipertanyakan

WhatsApp terus menuai kritikan. Berangkat dari kekhawatiran pengguna soal keamanan data, kini banyak orang beralih ke Signal.

Perlu diketahui, Signal sendiri adalah aplikasi berbagi pesan yang serupa.

Layanan tersebut mencuri perhatian publik sejak direkomendarikan Elon Musk sebagai pengganti WhatsApp.

Jumlah pengguna aplikasi Signal meroket hingga 4200 persen!

Hanya dalam rentang waktu 6 hingga 10 Januari, layanan Signal sudah diunduh 7,5 juta kali di App Store dan Google Play. Jumlah tersebut meningkat hingga 4200 persen dari minggu sebelumnya.

Pemerhati Keamanan Siber sekaligus staf Engagement and Learning Specialist di Engage Media, Yerry Niko Borang juga merekomendasikan aplikasi tersebut.

Pertama karena dia Open Source, artinya kode penyusunnya terbuka dan bisa diperiksa melakukan apa saja di dalam smartphone kita,” kata Yerry, dikutip dari Kompas.

Selain itu, Yerry juga menjelaskan bahwa Signal telah memiliki jaminan dan audit keamanan oleh lembaga independen.

Keamanan WhatsApp dipertanyakan

Kekhawatiran publik soal penggunaan WhatsApp bermula pada kebijakan privasi baru yang memaksa penggunanya untuk menyerahkan data ke Facebook.

Dengan kata lain, data pengguna WhatsApp bakal otomatis tersambung dengan akun Facebook dan Instagram milik pengguna.

Buat banyak orang, hal tersebut tentu jadi masalah mengingat tahun 2019 lalu Facebook sempat didenda hingga USD5 miliar karena melanggar kebijakan privasi pengguna.

Pihak WhatsApp pun sempat angkat suara perihal kekhawatiran ini. Menurut klarifikasinya, Facebook tak bisa melihat pesan dan mendengar panggilan.

Sayangnya, publik sudah terlanjur tak percaya dan memilih untuk bermigrasi ke sejumlah aplikasi messenger lain, seperti Telegram dan Signal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?